Posted by: abduljabbar2008 on: Mei 27, 2009
ALHAMDULILLAH TULISANKU DIMUAT !
(Sebuah Pengalaman Sederhana Menulis di Media Massa)
Karya:
Muhammad Mujianto Abdul Jabbar
MENU PERBINCANGAN
UCAPAN PEMBUKA
DAPAT APA DENGAN MENULIS ?
MENYELAMI DUNIA TULIS-MENULIS
HONOR DARI ALLOH
GIMANA SIH CARANYA?
7 LANGKAH MEMBUAT ARTIKEL (Bagian-1)
MEMBEDAH ARTIKEL
7 LANGKAH MEMBUAT ARTIKEL (Bagian 2)
MENGIRIM ARTIKEL
NAMA PENA
MELAWAN KEBUNTUAN
GIMANA SUPAYA GAMPANG ?
LADANG LUAS TERBENTANG
MENEMBUS MEDIA
JURUS “AT”
MENULIS PAKAI ATURAN
BELAJAR MENULIS DARI ZIDANE
MENJADI PENULIS SUKSES
NASIHAT IMAM ASY-SYAFI’I
CERITA PENUTUP
UCAPAN TERIMA KASIH
REFERENSIKU
Posted by: abduljabbar2008 on: Mei 27, 2009
Sebuah Persembahan Sederhana
Teruntuk,
para SAHABATKU yang pernah bertanya di suatu ketika:
”Gimana sih cara nulis di media?”
Wa bil khusus Al-Akh B. Widha P. di Jawa Timur sana yang pernah mengirim SMS di suatu malam (20.49 WIB):
”Assalamu’alaikum. Mas, gimana kabarnya? Ana tadi seminar privat dengan seorang produser Buletin Siang RCTI, beliau juga malang melintang di jurnalistik. Tadi diajarkan penulisan dan editing yang sesuai dengan bahasa jurnalistik. Nah, ana jadi tertarik nulis-nulis di Republika nih, tapi nggak tahu kapan, gimana sih caranya? Baca entri selengkapnya »
Posted by: abduljabbar2008 on: Mei 27, 2009
BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM
Assalamu’alaikum wa Rohmatullahi wa Barokatuh.
Sobat muda, gimana kabarnya nih? Semoga baik-baik saja, kan? Alhamdulillah deh kalo gitu. Senang sekali saya mendengarnya. Semoga kita semua senantiasa diberi kesehatan selalu oleh Alloh Subhanahu wa Ta’ala. Amieen…ya Alloh…
Eh, tapi jangan lupa loh Baca entri selengkapnya »
Posted by: abduljabbar2008 on: Mei 27, 2009
Sobat…
Saya mau cerita dikit nih. Dengerin ya…
Pada bulan Januari 2004, waktu itu bertepatan dengan bulan suci Ramadhan, tulisan saya dimuat di sebuah majalah remaja Islam. Wah, senang sekali rasanya saya waktu itu. Hati saya berbunga-bunga. Ada bunga mawar, bunga melati, bunga kamboja, bunga tulip, bunga cempaka, bunga dahlia, bunga eee…bunga apa lagi ya? Baca entri selengkapnya »
Posted by: abduljabbar2008 on: Mei 27, 2009
Sobat…
Terus terang saja nih. Yang pertama kali bikin saya tertarik untuk menulis di media ialah honor menulisnya. Ceritanya waktu itu saya pernah melihat ada tulisan seorang teman nongol di sebuah koran nasional. Trus, saya dengar kabar, katanya dia dapat duit Rp. 50.000 dari tulisannya yang dimuat itu. Sebuah jumlah yang cukup lumayan untuk kalangan pelajar/mahasiswa pada waktu itu. (pada waktu itu, harga gorengan (pisang goreng, tahu goreng, tempe goreng, pisang molen, bakwan, dll.) masih Rp. 150-200. Kalo sekarang rata-rata Rp. 500 – Rp. 700. Jadi bisa kamu bayangin sendiri deh, jumlah uang segitu lumayan apa nggak?)
Selain honor, Baca entri selengkapnya »
Posted by: abduljabbar2008 on: Mei 27, 2009
Sobat…
Ternyata memang dahsyat, lho. Jika niat kita yang utama dalam menulis itu untuk ibadah, pahala yang bakalan kita dapat buanyak en guede buanget. Di antaranya nih saya sebutin… Baca entri selengkapnya »
Posted by: abduljabbar2008 on: Mei 27, 2009
Sobat…
Suatu hari ada SMS masuk ke HP saya. Begitu saya buka, oo..ternyata dari Atep, kawan saya asal Bandung. Lewat SMS dia bertanya kepada saya tentang bagaimana caranya menulis di media. Rupanya dia membaca pula 3 artikel saya yang dimuat 3 bulan berturut-turut di kolom Hikmah koran Republika. Baca entri selengkapnya »
Posted by: abduljabbar2008 on: Mei 27, 2009
Sobat…
Sebelum saya bercerita tentang proses kreatif saya menulis artikel, kayaknya saya kudu menjelaskan dulu ke kamu-kamu semua tentang pengertian artikel. Apa sih sebenarnya artikel itu? Baca entri selengkapnya »
Posted by: abduljabbar2008 on: Mei 27, 2009
Sobat….
Lho, pada mau ke mana?
Ini, mau ngambil jas lab sama peralatan bedah dulu di rumah. Kan kita mau melakukan pembedahan.
Eeh, nggak perlu. Yang mau kita bedah itu artikel, bukan kodok. Jadi nggak perlu pake jas lab segala. Ayo, pada balik lagi! Baca entri selengkapnya »
Posted by: abduljabbar2008 on: Mei 27, 2009
Gimana Sobat, sudah tau kan sekarang komponen-komponen penyusun sebuah artikel? Biar tambah ingat, saya ulangi lagi nih. Yang pertama, judul. Trus, yang kedua, intro. Yang ketiganya isi dan yang keempatnya penutup.
Nah, sekarang saya akan lanjutkan kembali cerita saya yang tertunda. Sekarang kita menginjak kepada langkah yang keee….mmm…..yang keberapa ya? Oya, yang keenam. Baca entri selengkapnya »